Pengalaman Menabung Emas di Pegadaian —  Sobat IdeInvestasi, bagi kebanyakan orang, emas masih menjadi salah satu investasi favorit. Beberapa alasan yang membuat emas banyak dipilih adalah sifatnya yang likuid atau mudah diuangkan kembali, nilanya yang terus naik dan karena aman dari inflasi.

Bagi sobat yang ingin belajar investasi, emas bisa menjadi pilihan tepat. Sebelum melangkah ke instrumen investasi lain yang lebih kompleks dan menantang, belajarlah dulu berinvestasi dengan menabung emas.

Kali ini, saya akan membagi pengalaman menabung emas di Pegadaian.Pada pertengahan 2019 lalu, saya memberanikan diri memulai investasi emas dengan memanfaatkan produk tabungan emas dari Pegadaian Syariah.

Saya menjatuhkan pilihan kepada Pegadaian karena lembaga ini masih milik pemerintah alias BUMN. Menitipkan uang atau harta ke lembaga resmi pemerintah tentunya membuat hati menjadi lebih tenang. Minimal, ada jaminan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Tetapi, ini bukan berarti lembaga investasi milik swasta tidak bisa dipercaya. Sobat dapat menabung emas di mana pun selama lembaga tersebut masih terdaftar dan dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk membuka tabungan emas di Pegadaian sangatlah mudah. Sobat bisa membuka rekening tabungan emas Pegadaian di cabang mana saja, tidak harus sesuai dengan domisili KTP.

Syarat Pendaftaran

Untuk membuka tabungan emas di pegadaian tidak sulit. Sobat hanya perlu menyiapkan :

  • Kartu Identitas (KTP)
  • Biaya administrasi Rp 10.000 dan biaya penitipan 12 bulan pertama Rp 30.000
  • Biaya materai Rp 6000
  • Di kantor Pegadaian, sobat akan diberikan formulir pendaftaran seperti halnya membuka rekening baru di Bank.

Selain mengisi berkas pendaftaran, sobat juga harus mendownload aplikasi Pegadaian Syariah Digital di Playstore atau Appstore. Buatlah akun di aplikasi tersebut. Seluruh data di aplkasi tersebut nantinya wajib disinkronisasikan dengan data tabungan emas.

Bagi sobat yang ingin menggunakan aplikasi Pegadaian Digital, pastikan dulu buku tabungan emas sobat itu di Pegadaian konvensional atau syariah. Pasalnya, aplikasi yang dipakai nantinya berbeda.

Setelah proses pembukaan rekening selesai, petugas Costumer Service Pegadaian akan membantu sobat untuk menyeleraskan/sinkronisasi data tabungan emas ke akun aplikasi Pegadaian Syariah. Untuk sobat yang ingin sinkronisasi akun Pegadaian Digital ke tabungan emas, sobat membutuhkan nomor CIF yang dapat diminta kepada CS.

BACA JUGA :  Tips Investasi Emas Bagi Pemula

Menabung emas di Pegadaian Syariah nyaris sama seperti menabung emas di Bank. Bedanya, dalam buku tabungan emas yang tertera adalah jumlah berat emas yang dimiliki dalam tabungan. Pegadaian juga mengenakan tarif biaya titip emas sebesar Rp 30.000 per tahun.

Biaya tarif titip emas dapat dibayarkan langsung melalu kantor cabang Pegadaian, dengan system Top Up atau dipotong dari tabungan emas yang kita miliki (dikonversi ke rupiah sebesar Rp 30.000).

pengalaman menabung emas di pegadaian
Buku Tabungan Emas Pegadaian

Kenapa Perlu Install Aplikasi Pegadaian Digital?

Aplikasi Pegadaian Digital akan banyak membantu sobat untuk bertransaksi dan memantau informasi secara real time. Dengan begitu, sobat bisa hemat dalam hal biaya dan waktu. Di aplikasi ini, sobat bisa melakukan berbagai jenis transaksi mulai dari membeli emas (top up), jual emas, transfer emas, dan transaksi lainnya.

Beli Emas (Top Up)

Sobat dalam melakukan pembelian emas dengan berbagai cara yakni:

  • Melalui kantor cabang Pegadaian dengan minimal pembelian 0.01 gram dan maksimal 100 gram per hari.
  • Melalui Mandiri, BNI, atau BRI (ATM, Internet Banking, dan Mobile Banking) dengan minimal pembelian Rp. 50.000 dan maksimal Rp. 10 Juta per hari (dikonversi otomatis ke emas).
  • Melalui Aplikasi Pegadaian Digital dengan minimal pembelian Rp. 50.000 dan maksimal Rp. 10 Juta per hari
  • Melalui Agen Pegadaian dengan minimal pembelian Rp. 50.000
    *Catatan: harga emas yang kita beli disesuaikan dengan harga emas di hari itu.
pengalaman menabung emas di pegadaian
Menabung emas di pegadaian  (sumber : www.pegadaian.com)

Jual Emas

Apabila sobat berniat menjual emas yang telah disimpan, sobat bisa menjual untuk mendapatkan uang tunai melalui kantor cabang Pegadaian atau melalui aplikasi Pegadaian Digital. Minimal emas yang dapat dijual adalah 1 gram. Sedangan minimal saldo yang harus disisakan dalam tabungan adalah 0.1 gram. Untuk setiap kali transaksi penjualan emas, sobat akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 2500. Sebagai catatan, harga emas yang dijual disesuaikan dengan harga emas di hari itu.

BACA JUGA : Plus Minus Investasi Emas Pegadaian 

Cetak Emas

Selain menjualnya, sobat juga dapat menarik emas dalam bentuk cetakan emas batangan. Menurut informasi ketika awal membuka tabungan emas, proses permintaan cetak hanya dapat dilakukan di kantor cabang tempat pertama kita membuka rekening. Artinya, bila ingin mencetak emas batangan dalam bentuk fisik, maka sobat harus datang kembali ke kantor tersebut.

Sebenarnya, di Aplikasi Pegadaian Digital juga ada fitur Cetak Emas. Namun pernah beberapa kali dicoba, fitur ini masih belum bisa berjalan dengan baik alias masih error.

Untuk mencetak emas, minimal berat kepingan yang dicetak adalah 0,5 gram dan maksimal 1000 gram (1 kg). Sobat juga akan dikenakan biaya tambahan cetak dengan besaran tergantung berat emas dan lembaga yang mencetak. Ada yang menyarankan sebaiknya mencetak emas jika beratnya sudah cukup memadai. Tidak disarakan mencetak emas jika masih bentuk yang sangat ringan. Pasalnya, bila sering-sering mencetak emas, sobat bisa rugi karena akan sering dikenakan biaya. Alhasil, investasi sobat menjadi tidak bermakna.

Hal yang menjadi kekurangan dari proses cetak emas ini adalah waktu atau lama prosesnya. Sobat harus menunggu sampai 1 bulan untuk bisa membawa pulang emas dari pegadaian. Sobat nanti akan mendapatkan surat bukti order pencetakan emas dari Pegadaian. Surat ini akan menjadi bukti untuk mengklaim emas yang akan diambil dari Pegadaian nantinya.

Transfer Emas

Seperti halnya rekening tabungan di bank konvesional, emas yang ditabung di Pegadaian juga dapat ditransfer ke rekening tabungan emas milik orang lain. Proses trasfer ini bisa dilakukan melalui kantor cabang Pegadaian atau langsung dari aplikasi Pegadaian Digital.

Minimal berat emas yang boleh di transfer adalah 1 gram, dan batas minimal saldo adalah 0.1 gram. Kalau transfer via kantor Pegadaian, maka kita akan dikenakan biaya Rp 20.000. Sedangkan transfer melalui aplikasi Pegadaian Digital, kita tidak kenakan tarif apapun.

Bagaimana menurut sobat? Tabungan emas Pegadaian ini cukup mudah dan menguntungkan bukan? Jadi, mulailah untuk berinvestasi emas sekarang juga!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here