Sobat IdeInvestasi, di artikel ini akan dijelaskan mengenai cara menghitung keuntungan reksadana.

Dalam perhitungan ini akan digunakan tiga model yaitu pembelian reksadana melalui bank, melalui perusahaan sekuritas, dan dari website jual beli online atau E-Commerce. Selain itu juga ada cara memantau keuntungan dan kerugian sobat dalam berinvestasi di reksadana secara otomatis melalui aplikasi.

Sebelum membahas cara menghitung keuntungan reksadana,  ada baiknya sobat memahami dulu hal-hal mendasar seputar reksadana. Untuk jelasnya, bisa di simak di artikel berjudul  Mengenal Investasi Reksadana.

Harga per Unit

Apabila sobat membeli produk Reksadana, sebetulnya apa sih “barang” yang dipindahtangankan atau apa sih yang kita terima saat kita beli Reksadana?

Yang didapat Sobat itu namanya Unit. Sebagai ilustrasi, sobat membeli Reksadana senilai Rp1 juta. Pada saat membeli reksadana harga per unitnya misalnya Rp1.250. Dengan membeli Rp 1 juta, berarti jumlah unit yang sobat miliki adalah 800 unit ( hasil pembagian Rp 1 juta dibagi dengan 1.250).  Jumlah 800 unit tersebut nanti akan dicatat oleh bank kustodian atau lembaga tempat sobat membeli Reksadana.

Saat sobat sudah memiliki 800 unit, untuk berikutnya jumlah unit tersebut akan tetap sama. Yang nanti akan bergerak naik turun adalah harga per unitnya. Harga Per Unit ini diperoleh dari membagi NAB (Nilai Aktiva Bersih) dengan UP (Unit Penyertaan). Sederhananya, nilai/harga ini dihitung dengan menjumlahkan seluruh dana yang dikelola oleh manajer investasi dibagi dengan jumlah unit yang sedang beredar.

Harga per unit akan naik apabila nilai dari dana yang dikelola naik, dengan segala kegiatan investasi yang dilakukan oleh manajer investasi. Misalnya, bulan depan harga per unitnya naik dari Rp1.250 menjadi Rp1.500. Berarti, 800 unit kita nilainya berubah.

Perhitungannya yaitu 800 (unit) dikali Rp.1500 (harga saat ini ) yaitu Rp 1,2 juta. Berapa keuntungannya? Rp1,2 juta dikurangi Rp 1 Juta = Rp 200.000. Kalau sobat ingin mencarikan reksadana sobat, nanti yang akan ditransfer ke rekening sobat adalah Rp 1,2 juta.

Tetapi selama belum dicairkan reksadananya alias tetap pegang 800 unit, keuntungan Rp 200 ribu itu masih hanya di atas kertas saja. Atau juga disebutnya unrealized gain atau belum ada realisasi.

Misalnya, ternyata bulan depan nilai per unitnya turun menjadi Rp. 1.100, berarti sobat harus selisihkan lagi dengan uang yang pertama kali dikeluarkan yaitu Rp.1 juta. Perhitungannya, 800 unit dikali Rp.1.100 yaitu Rp. 880 ribu. Ada selisihnya dari pembelian awal senilai Rp 1 juta menjadi Rp.880 ribu, berarti sobat mengalami kerugian sebesar Rp.120 ribu.

Walaupun secara perhitungan mengalami kerugian, selama sobat belum mencairkan reksadananya, nilainya akan berubah terus setiap hari. Bisa jadi dalam sebulan ke depan nilai per unitnya akan naik dan Sobat mengalami keuntungan.

BACA JUGA : BELI PROPERTI IMPIAN DENGAN REKSADANA

Cara Mamantau Keuntungan dan Kerugian

Nah, katakanlah Sobat sudah memiliki reksadana. Bagaimana caranya melihat berapa keuntungan atau kerugian reksadana sobat saat ini?

Biasanya, di lembaga tempat sobat membeli Reksadana akan tersedia fitur untuk melihat berapa keuntungan dan kerugiannya.

Di sini akan diambill tiga contoh. Pertama misalnya sobat membeli reksadana di bank, misalnya produk reksadana di Commonwealth Bank. Sobat akan mendapat laporan yang menampilkan tiga angka tadi yang saya bahas yaitu Harga Unit pada saat kita membeli, Harga Unit Saat ini dan Kentungannya atau Unrealized gain.

cara menghitung keuntungan reksadana
laporan unit reksadana dari Commonwealth Bank  (sumber : www.bareksa.com)

Pada gambar di atas terlihat, sobat membeli 21.000 unit di bulan Januari senilai total Rp 40 juta dengan harga per unitnya sekitar Rp 1800an. Lalu pada Juni, unitnya mengalami kenaikan dari Rp 1800-an ke Rp. 1900-an.

Dalam laporan terlihat ada keuntungan (unrealized gain) sekitar Rp 2 juta. Perhitungan ini diperoleh dari jumlah unit (21.000) dikalikan dengan harga unit terbaru (Rp 1.900an)= Rp 42 juta. Selisih antara Rp 42 juta dengan pembelian di awal Rp 40 juta adalah Rp. 2 juta. Kenaikan atau profitnya sekitar 6,4%

Untuk contoh kedua, kita mengambil perusahaan sekuritas. Yang dicontohkan di sini adalah Sekuritas Indopremier dengan aplikasi yang bernama Ipot. Serupa dengan laporan dari bank tadi, akan ada jumlah unit yang sobat miliki, harga unit ketika sobat beli, harga unit saat ini, dan potensi keuntungan dan kerugian.

cara menghitung keuntungan reksadana
laporan keuntungan reksadana Ipot (sumber : IndoPremier IpotFund)

Contoh terakhir adalah kalau sobat beli di situs jual beli atau e-commerce. Dalam hal ini yang menjadi contoh adalah buka lapak. Lagi-lagi sama, akan ada jumlah unit yang sobat miliki, harga unit ketika sobat beli, harga unit saat ini, dan terlihat juga angka keuntungan dan kerugiannya.

cara menghitung keuntungan reksadana
laporan keuntungan reksadana Bukalapak (sumber : www.bukalapak.com)

Cara Mengitung Manual

Kalau misalnya sobat ribet untuk login ketiga tempat seperti contoh di atas, sobat juga dapat menghitung secara manual dan juga bisa mengumpulkan serta memantaunya di satu aplikasi saja untuk semua Reksadana.

Cara yang cukup mudah adalah dengan menggunakan situs dan aplikasi Bloomberg. Untuk membuatnya sangat mudah.  Berikut langkah-langkahnya :

  • Pertama,sobat harus buat akun dulu di Bloomberg lewat website atau aplikasinya.
  • Lalu masuklah ke menu watchlist dan buat watch list baru atau create new watchlist.
  • Berikutnya masukkan nama reksadana yang sudah sobat beli sebelumnya. Misalnya di sini yang di masukkan adala produk BNP Paribas Pesona.
  • Lalu pilih edit dan Add New Lot. Di sini langsung keluar dua angka yang sudah kita bahas sebelumnya yaitu Position dan Price Prediction. Itu adalah jumlah unit yang kita miliki. Price itu adalah harga per unit saat kita beli.
  • Isi aja 2 angka tersebut dengan harga sangat anda beli, kemudian Save Changes dan selesai.
  • Keuntungannya dan kerugiannya nanti akan secara otomatis dihitung oleh Bloomberg dan anda bisa pantau dari website maupun dari aplikasinya di handphone.
cara menghitung keuntungan reksadana
cara menghitung keuntungan reksadana  (sumber : www.bloomberg.com)

Kesimpulan :

Ada beberapa poin penting dari penjelasan di atas yaitu:

  • Saat kita beli reksadana yang kita dapatkan adalah unit dan yang kedua harga unit akan berubah setiap hari dan keuntungannya dihitung dari selisih antara harga unit terakhir dengan harga unit saat dulu kita beli
  • Keuntungan reksadana sebetulnya masih unrealized. Bisa dibilang belum ada kalau kita belum cairkan. Pencairan reksadana maksudnya adalah dengan menjual unit yang kita miliki.
  • Layanan penjualan Reksadana seperti di Commonwealth Bank, Indo Premier dan Bukalapak semuanya akan punya fitur untuk memantau keuntungan dan kerugian. ]
  • Sobat juga bisa memantau secara manual asalkan kita punya informasi jumlah unit dan harga per unit saat kita beli. Sobat bisa memantaunya dengan menggunakan aplikasi dari Bloomberg.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here