resiko reksadana
resiko reksadana (sumber : www.pixabay.com)

Cara Investasi Emas di Masa Pandemi dan Krisis – Selama masa pandemi Covid-19, emas menjadi salah satu instrumen investasi yang kerap diperbincangkan. Bagaimana tidak, harganya terus meningkat pesar sejak dari awal Juni 2020 hingga saat ini.

Berdasarkan informasi yang didapat dari situs Logam Mulia,  harga jual pecahan 1 gram emas Antam kini sudah menyentuh angka diatas  Rp 1 juta.  Harga per tanggal 28 September 2020 misanya, berada di angka Rp 1.006.000.   Nilai tertingginya pernah menyentuh di angka Rp 1.065.000 pada tanggal 7 Agustus 2020.

Sementara harga beli emas kembali (buyback) Antam pada hari yang sama (28/9/2020) berada di angka Rp 894.000 per gram.  Harga buyback tertinggi pernah menyentuh angka Rp 942.000, pada 7 Agustus 2020.  Padahal harga jual emas Antam pada 9 Juni 2020 masih berada di angka Rp 875.000 per gram dengan harga beli (buyback) di angka Rp 761.000 per gram.

BACA JUGA :  Cara Mudah Berinvestasi Emas  Antam

Meskipun nilainya terus melonjak dalam waktu yang relatif singkat, emas dinilai menjadi instrumen investasi yang aman. Salah satu faktornya adalah harga yang stabil dan risiko yang tergolong lebih kecil bila dibandingkan instrumen investasi lain, seperti saham. Meski demikian, berinvestasi emas di masa pandemi tetap ada strateginya. Agar tak salah langkah, berikut ini adalah ulasan mengenai dan cara investasi emas di masa pandemi dan krisis

1. Melindungi nilai aset untuk jangka waktu pendek

Saat ini, harga emas masih fluktuatif dan tidak bisa diprediksi sampai persebaran virus corona mereda. Namun, investasi emas pada situasi saat ini tepat bila tujuannya untuk melindungi nilai kekayaan. Biasanya, setelah situasi membaik, investor akan memindahkan kembali uang mereka ke aset lainnya. Jadi, ini seperti money movement. Investor pun harus jeli melihat situasi pasar agar tak merugi.

2. Pikirkan cara menyimpan emas

Selanjutnya, hal yang perlu dipikirkan juga adalah penyimpanannya. Jika emas berbentuk fisik logam mulia, cara paling aman untuk menyimpannya adalah dengan menggunakan deposit box pada bank. Namun, kamu perlu biaya untuk itu. Jadi, perhatikan pula hal ini.

3. Pilihan investasi emas digital

Investasi emas tak selamanya dalam bentuk fisik. Kini, ada pula jenis investasi emas digital. Investasi emas digital lebih menguntungkan karena margin antara harga beli dan jual tipis.  Emas jenis ini juga tidak membutuhkan tempat penyimpanan khusus sehingga lebih aman.

Salah satu kiat aman berinvestasi emas digital adalah memperhatikan kredibilitas penyedia layanan tersebut. Pastikan penyedia layanan adalah perusahaan resmi dan memenuhi regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

BACA JUGA : Tips Berinvestasi Emas dengan Dana Terbatas

Sumber : Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here