Hidup ini penuh ketidakpastian. Ada banyak sekali situasinya akan membuatmu seketika berada dalam kesulitan seperti halnya bencana alam kecelakaan dan musibah penyakit yang sedang mewabah.

Mengandalkan satu-satunya pekerjaan adalah kesalahan besar. Kamu perlu tabungan, tapi apakah itu cukup? Jawabannya sudah pasti adalah tidak! Investasi menjadi salah satu opsi terbaik untuk menjamin masa depan kamu.

Ada beberapa jenis investasi membutuhkan waktu yang sangat lama, hingga kamu bisa mendapatkan hasilnya. Tapi tenang saja beberapa jenis investasi yang telah kamu dapatkan hasilnya tanpa harus membuat kamu menunggu lama

Berikut kami sajikan lima jenis investasi jangka pendek yang aman dan menguntungkan

1. Deposito

Sebenarnya deposito tidak jauh dari menabung di bank, hanya saja kamu tidak bisa mengambil dana yang telah kamu depositokan kapas saja. semakin banyaknya uang yang kamu dapat itu kan maka semakin besar pula keuntungan yang akan kamu dapatkan.

Keuntungan dari deposito ini adalah kamu bisa menentukan berapa lama durasi deposito. Biasanya durasi deposito ini bersifat jangka pendek, sehingga deposito sangat cocok untuk para pemula yang ingin berinvestasi, karena cenderung aman dan minimal risiko.

Jika kamu memiliki dana yang tidak terpakai tidak tahu cara mengelolanya serta takut akan habis karena diskon barbar di setiap tempat, maka deposito menjadi pilihan yang tepat.

2. Reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang adalah reksadana yang 100% investasinya disalurkan pada instrumen pasar uang, seperti sertifikat Bank Indonesia, deposito berjangka obligasi dan pasar uang lainnya. Dari semua jenis reksadana yang ada, reksadana pasar uang adalah yang paling aman dan risikonya paling kecil.  Hal ini dikarenakan adanya diversifikasi penempatan instrumen pasar uang yang dipilih secara efektif

Reksadana pasar uang juga disebut sebagai jenis investasi jangka pendek, karena instrumen pasar uang biasanya berada pada jangka waktu kurang dari setahun.

3. Obligasi atau Sukuk

Obligasi menjadi salah satu instrumen investasi yang tak kalah menguntungkan. Umumnya sukuk berada pada durasi investasi jangka panjang, yaitu 2 sampai 3 tahun. Namun ada pula obligasi dengan tenor pendek yaitu berkisar 6 bulan.

4. Peer Tu Peer Lending

Ini adalah modal investasi berbentuk pinjaman usaha dalam jangka pendek. Untuk setiap pinjaman yang diberikan kamu akan mendapatkan keuntungan dari suku bunga yang ditetapkan. Memang keuntungan tidak begitu besar dari awal, Akan tetapi jika kamu menerapkan efek compounding di mana bunga dari imbalan hasil investasi yang kamu dapatkan, terus-menerus diinvestasikan kembali  kamu bisa cepat kaya

Menariknya bisa dimulai dengan biaya investasi yang sama yaitu 100.000 saja. Indonesia sendiri ada banyak sekali aplikasi P2P yang bisa digunakan. Yang pasti, harus memilih yang telah diverifikasi oleh OJK.

5. Saham

Saham merupakan instrumen investasi jangka panjang dan jangka pendek. Jika kamu ingin mendapatkan keuntungan besar dalam jangka pendek, maka kamu bisa melakukan trading saham.  Alih-alih menjadi pemegang saham tidak perlu mendengar Jalan hitungan hari bahkan dalam hitungan jam kamu bisa menghasilkan.

Akan tetapi kamu harus rajin mencari informasi tentang kegiatan ekonomi, khususnya perusahaan di Indonesia. Saham termasuk dalam instrumen investasi dengan keuntungan yang tinggi, namun juga risikonya tinggi.

Banyak sekali bukan jenis investasi jangka pendek yang bisa membuat kita cepat kaya? Tapi jangan tergiur dengan penawaran di awal. Selalu cermat dan pahami risiko dalam setiap investasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here